Tanganlah satu satunya yang menghubungkan pemain secara fisik dengan bat pemukul baseball. Tak mungkin dipegang dengan lengan, dengan bahu, apalagi dengan kaki atau dengan bayangan pikiran saja. Hanya bagian badan yang disebut tangan saja yang menyentuh bat. Boleh saja bahkan harus juga menggunakan bagian badan lain untuk mengayunkan bat dengan benar, tetapi satu satunya penghubung fisik dengan bat adalah kedua tangan pemain.Karenanya, sangat masuk akal bahwa ketika pemain ingin jadi hitter yang bagus, maka pemain harus mengawalinya dengan dasar memegang bat yang benar. Pegangan itu harus membuat agar bagian tubuh lain, kalau sudah di”kenalkan” dengan gerakan yang benar, akan melakukannya dengan baik, efisien melalui kedua tangan untuk menghasilkan ayunan pukul yang kuat, efektip, terkendali dan dapat dilakukan kapan saja dikehendaki pemain.
Pegangan bat yang baik dilakukan dengan memegang pegangan bat oleh (terutama) bagian jari tangan. Untuk melakukannya, letakkanlah pegangan bat di atas pangkal ruas jari tangan di kedua belah tangan. Lalu tutupkan kedua tangan “membungkus” pegangan bat.
Jangan melakukan pegangan yang terlalu erat. Peganglah dengan santai di jari tangan seakan akan memegang seekor burung kecil di kedua tangan itu. Burung itu harus dipegang cukup kencang agar tdaik lepas terbang pergi, namun jangan terlalu erat sehingga akan menyakitinya.
Pegangan yang “ringan” seperti itu akan membuat otot tangan, pergelangan dan lengan bawah akan tetap “loose” dan senantiasa siap beraksi. Otot yang “loose” adalah otot yang dapat bereaksi cepat. Banyak orang berpikir dengan memegang bat sangat erat, sambil menggeretakkan gigi dan mengencangkan otot lengan, maka ia akan dapat memukul lemparan pitch fastballnya Nolan Ryan. Justru sebaliknyalah yang benar. Otot yang tegang akan lamban. Ketegangan itu akan menghambat otot lain yang mungkin tidak disadari pemain juga akan atau telah digunakannya untuk membantu ayunan pukulnya. Pernahkah lihat seorang pemain liga utama (major league) yang memegang bat dengan enteng lalu mengulang pegangan itu berkali kali ketika dia menantikan bola lemparan pitch? Pemain MLB itu sedang mengingatkan dirinya kembali untuk memegang bat dengan ringan dan enteng.
Ketika menyaksikan pertandingan tinju di televisi, kita acap mendengar komentator mengucapkan di awal pertandingan bahwa para petinju masih sedang tegang, dan mereka itu kurang “loose”. Terutama sekali pada pertandingan memperebutkan juara karena para petinju akan menjadi tegang berlebihan. Ketegangan membuat otot kaku dan melambatkannya. Ketika pertandingan sudah berjalan barulah para petinju dapat menyesuaikan diri dan mulai mampu melayangkan pukulan pukulan dengan cepat dan bertenaga. Kecepatan tinggi itu adalah akibat otot ototnya sudah mulai rileks untuk lebih tanggap menerima perintah yang dikirim oleh dan dari otak.
Pelajaran nomer satu: Otot yang “loose” akan bergerak cepat. Jadi peganglah bat dengan enteng tapi kuat dengan jari kedua tangan.
Cara paling mudah menjamin bahwa pemain mempertahankan pegangan bat dilakukan di bagian jari adalah dengan memutar tangan itu sedemikian rupa sehingga buku jari nomor dua di kedua belah tangan berada satu garis.
Jangan sekali kali memegang bat di bagian telapak tangan! Memegang bat dengan cara itu menghambat fleksi pergelangan ketika melakukan gerak ayun dan akan merampas kecepatan dan tenaga alamiah pemain. Pegangan di telapak tangan itu juga dapat menyakitkan pemain. Di pelbagai tingkatan atlit, kita acap menyaksikan batter mengenai bola dengan pegangan bat yang salah lalu dia mendapat cedera bilur bilur di telapak tangan sebelah atas di bagian atas tangannya. Bilur bilur itu akan bertahan beberapa hari bahkan beberapa minggu. Diharapkan setelah pemain mendapatkan cedera bilur itu ia lalu baru akan percaya untuk memegang bat di bagian jarinya.
Jika pemain tak merasa nyaman meluruskan buku jari seperti digambarkan di bagian atas itu, cobalah memutar kedua tangan sampai buku jari kedua dan buku jari ketiga menjadi satu garis. Pegangan itu acap disebut sebagai pegangan kotak (box grip) dan digunakan cukup banyak pemain liga utama. Pada kedua cara itu penting agar pemain merasa nyaman. Jadi, pilihlah salah satu cara itu yang dirasa paling enak untuk ukurandan bentuk tangan pemain lalu tetaplah mempertahankan cara itu.Kedua cara itu awalnya dapat membuat pemain merasa kurang nyaman, namun tetaplah penting untuk memilih salah satu cara yang paling cocok untuknya lalu berlatih berulang ulang. Dalam waktu singkat gerakan itu dapat dilakukan secara alamiah dan otomatis untuk memegang bat dengan jari tangan. Kalau hal itu sudah terjadi, maka pemain sudah memiliki dasar untuk melakukan bagian lain gerakan ayunan yang dijalankan secara efektip.
Cara memegang bat merupakan dasar yang pertama harus dikuasai pemain jika dia ingin menjadi hitter yang bagus. Ingatlah selalu bahwa tangan itulah bagian tubuh yang menyambung langsung dengan bat. Bat itulah satu satunya yang perlu dibenturkan dengan bola. Kuasai dulu dasar fundamental ini sehingga dapat dikerjakan pemain dibawah sadarnya sehingga tidak perlu harus dipikirkan lagi setiap kali memukul.
Beberapa hitter hebat di sepanjang sejarah liga utama (major league) sering disebut sebut suka membawa bawa bat kemana mana. Dengan membawa bat, dia membiasakan diri merasakan pegangan bat ditangannya, menggenggamnya, merasakan bobot bat dan merasa nyaman dengan bat itu. Tentu saja sikap pengabdian seperti itu patut diteladani.
Hal bagus tentang berlatih memagang bat ialah pemain tidak perlu berada dilapangan baseball. Tak perlu ruang tambahan yang besar. Pemain dapat berlatih memegang bat sambil menonton acar televisi kegemarannya. Akan lebih baik kalau dilakukan sambil sambail menonton pertandingan Major League Baseball. Jika dilakukan sambil menonton baseball, maka pemain dapat memperlajari bagaimana hitter liga utama memegang batnya. Perhatikan bagaimana pegangan itu dilakukan dengan lemas (loose). Pemain dapat belajar banyak jika dia tahu apa yang dicarinya..
Ingatlah, “loose” atau pegangan yang lemas, nyaman dan dipegang di bagian jari tangan.
Gambar berikut adalah tangan Pemain hebat Ted Williams yang sedang memegang bat. Gambar ini dibuat tahun 1993, lebih dari 50 tahun setelah dia menjadi hitter MLB yang membuat pukulan hit .400 (40 %) dalam satu musim. Kelihatan hal hal yang mirip atau dikenali?

sumber: situs "beabetterhitter"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar