Kamis, 08 April 2010

Berencanalah Agar Meraih Hasil

Jika memang amat mudah melatih baseball para pemain muda sehingga gampang berhasil, namun mengapa banyak sekali coach yang terbukti berkinerja buruk? Menurut pengamatan, kami lalu berpendapat bahwa terjadinya banyak coach yang buruk adalah akibat KURANGNYA PENGETAHUAN DAN KURANG MELAKUKAN PERSIAPAN! Sederhananya akibat TAK PUNYA Game Plan! Kalau yang tadi itu berita buruk, ada berita baik … kedua faktor itu dapat diajarkan dan keduanya dapat dipelajari! Jangan sampai lalu Anda mengaku tidak ada waktu lagi. Selalu ada waktu!

Hitung hitungannya adalah sebagai berikut:
Misalkan musim pertandingan yang panjangnya 15 minggu.
10 kali latihan selama 90 menit = 15 jam
20 kali main (termasuk pertandingan persahabatan d.s.b.) – 40 jam
Ngobrol ditelepon 2 jam per minggu= 30 jam
Ditambah rapat, evaluasi & pengerahan, hujan, pemotretan regu, memberi instruksi individu, perjalanan dan sebagainya. Sebut saja = 65 jam.
Ditambah apa lagi yang belum kita tambahkan, uang yang dibelanjakan untuk melakukan semua kegiatan itu! Jadilah semuanya 150 jam … 10 jam seminggu untuk sebuah hobby, melayani masyarakat, menyukai baseball, mengajar anak anak, atau apalah lagi alasan untuk menjadi seorang coach baseball.

Jadi, susunlah rencana…SEKARANG JUGA – kalau mau tetap tak menjadi sinting! Akibat yang pertama dirasakan adalah justru kita akan menghemat waktu, bukan membuang waktu. Anak anak asuh akan sangat menerimanya dengan sangat positip dan akan meningkatkan kinerja regu, dan sebagai hasil samping, para coach, orangtua pemain dan pemain akan menyaksikan seorang coach yang lebih baik yang merasa lebih bergembira!

Apa yang sesungguhnya diperlukan?
1. Minat untuk menjadi coach yang lebih baik.
2. SEBUAH PLAYBOOK. Dimana coach dapat menuliskan rencana latihan di kertas secara rapih. Jika disusun ada malam sebelum latihan atau pertandingan, ka coach akan meluangkan waktu sekitar 25 menit setiap minggu (jika latihan dua kali). Coach lalu akan ingat untuk melakukan perencanaan segera setelah latihan dimulai, karena akan ia bawa dan menjadi acuannya setiap kali latihan.

Petunjuk Membuat Playbook
• Masukkan juga semua surat menyurat yang diterima dan dikirim, catatan catatan, dan formulir dari liga, organisasi induk, sekolah yang biasanya dikumpulkan coach atau dibagikan kepada pemain. Simpanlah semuanya di “playbook” baru itu. Jadikanlah menjadi sebuah kebiasaan dan acuan utama dan teratur. Buku itu sebaiknya berbentuk “binder” 3 ring agar mudah menyisipkan dokumen baru.
• Tulislah saja dengan pinsil dan secara sederhana asal mudah dibaca. Jangan dibuat terlalu rumit, lakukan saja dengan tidak bersusah payah!
• Bermula dari latihan #2, coach harus meluangkan waktu 10-15 menit meninjau ulang konsep baru yang sudah diajarkan pada latihan #1 atau latihan sebelumnya. Kesalahan yang umum dilakukan coach (yang tidak saja membuang buang waktu) jika coach mengajarkan sebuah konsep dan lalu beranggapan bahwa semua pemain akan dapat mengerjakannya ketika tiba waktunya pada situasi pertandingan yang sebenarnya karena coach sudah mengajarkannya sekali. Dan akan sangat meruntuhkan rasa percaya diri pemain setelah sebuah “play” karena ia merasa memang ia sudah diajari. Tetapi jelas ia tak diajari cukup sempurna. Itu salah coach!

Apa isi binder?
• Nomor latihan
• Tanggal, jam dan tempat latihan
• Maksud dan tujuan latihan (sederhana saja)
• Setiap kegiatan atau drill. Catatlah apakah sifatnya pengulangan pelajaran atau konsep baru sama sekali
• Waktu yang disediakan untuk menjalankan kegiatan atau drill. JANGAN LEBIH DARI 20 MENIT! Jika coach selalu memakai arloji, maka ia akan kaget betapa banyak yang ia bisa capai dan betapa besar kegembiraan yang diperoleh anak asuhnya, bukan saja betapa banyak ilmu berbaseball yang dapat mereka pelajari. Kegiatan latihan tak boleh berhenti, harus tetap bergulir, namun jangan ada drill yang melewati jatah waktu 20 menit!!
• Juga segala sesuatu yang dapat membantu coach seperti coach mana yang akan menjalankan drill apa, pitcher mana berpasangan dengan catcher yang mana ketika melempar, pengingat kapan pertandingan atau latihan berikut harus dilakukan. Cukup ditulis singkat dan jelas, jangan terlalu banyak meluangkan waktu untuk hanya mencatat. Memang sesungguhnya bukan sebuah kerja. Melainkan sebuah kegiatan agar melatih tidak menjadi pekerjaan berat dan membosankan! BERSENANG SENANGLAH! .

Catatan Piet Burhanuddin: tulisan ini tidak saja dapat dijalankan oleh coach baseball, melainkan juga oleh pengurus club, pengurus daerah bahkan pengurus besar organisasi puncak baseball dan softball. Ingatlah selalu bahwa “If you fail to plan, you plan to fail”. Selain itu rencana tidak boleh tinggal rencana – harus dijalankan kalau mau mencapai hasil seraya terus disempurnakan. “Plan your work and work your plan”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar